THE CAPTAIN
Film The Captain merupakan film dari negara Cina, yang diadaptasi dari kenyataan, yaitu dari kecelakaan pesawat Sichuan Airlines dengan nomor penerbangan 8633. Film ini disutradarai oleh Andrew Lau.
Bercerita tentang Liu Changjian, yang diperankan oleh Hanyu Zhang adalah seorang kapten pilot. Dia memiliki seorang putri yang akan segera berulang tahun, dan berjanji untuk merayakannya bersama setelah dia pulang kerja. Liu pun berangkat ke bandara, mempersiapkan penerbangan bersama staf lainnya, di antaranya dia pilot bernama Xu Ruiheng yang diperankan oleh Ou Hao dan Liang Peng yang diperankan oleh Du Jiang, juga pramugari di bawah pengawasan Bi Nan yang diperankan oleh Yuan Quan. Penerbangan memang sangat perlu dipersiapkan apalagi mereka akan melewati jalur yang persedian oksigennya kurang. Terlihat penumpang sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti penerbangan tersebut. Mereka akan terbang dari Bandara Chongqing menuju ke Bandara Lhasa.
Penerbangan pun dimulai, dengan tidak terlepas dari pengawasan biro kontrol lalulintas. Awalnya penerbangan tersebut belum terjadi masalaha, hingga pada ketinggian 9800 meter, dan kecepatan 840 Km/jam kaca pesawat retak. Kedua pilot pun melaporkan kepada biro lalu lintas bahwa terjadi masalah pada pesawatnya. Kapten pun memutuskan untuk mendarat di Bandara terdekat yaitu di Chengdu. Kaca yang tadinya retak tiba-tiba pecah, sehingga masalah semakin membesar. Mereka mengalami guncangan hebat, badai, juga kekurangan oksigen. Para penumpang sangat panik dan berpikir bahwa mereka akan meninggalkan saat itu juga. Mereka segera menggunakan helm oksigen. Selain para penumpang, semua yang terhubung sangat memikirkan keselamatan pesawat ini, apalagi komunikasi dengan pilot tidak terjalin dengan jelas, bahkan hilang. Mereka hanya berharap pada pilot yang membawa pesawat tersebut. Di dalam pesawat, kapten dan wakilnya segera dibantu oleh pilot cadangan dengan memasangkan helm oksigen. Di dalam pesawat, kapten mengingat anak perempuannya, serta janji yang sudah dibuatnya. Kapten memutuskan untuk tetap melawan badai tersebut, untuk bisa sampai di bandara Chengdu, serta menyelamatkan ratusan nyawa. Jaringan kembali didapatkan. Mereka akhirnya akan mendarat di Bandara Chengdu, namun katup pembalik yang digunakan tidak lagi berfungsi. Pesawat mengalami kelebihan beban, sehingga pesawat tersebut mendarat dengan sangat cepat. Akhirnya ketiga pilot bekerja sama untuk memberhentikan pesawat, sehingga pesawat pun bisa berhenti. Semua yang ada sangat senang dan bersyukur karena masih bisa selamat dari ancaman maut. Saat tak ada lagi penumpang di pesawat, Liu merenung di dalam peswat tentang yang baru saja terjadi padanya. Saat dia keluar dari pesawat, semua orang, seperti penumpang, dan orang-orang berkumpul mengucapkan Terima kasih kepadanya. Singkat cerita, mereka sangat bahagia. Liu akhirnya bisa merayakan ulang tahun bersama anak dan keluarganya. Sedangkan penumpang diterbangkan ke Bandara Lhasa keesokan harinya.
Film ini sangat menarik. Bisa ditonton oleh semua umur, karena menurut saya, kekuatan kapten sangat mengajarkan kepada penonton untuk tidak cepat menyerah terhadap satu persoalan/masalah. Selain itu, yang dapat saya pelajari yaitu, perlu persiapan matang sebelum menjalankan apa yang direncanakan, sehingga tidak menimbulkan permasalahan. Atau ketika ada masalah, setidaknya dapat diatasi oleh persiapan cadangan. Kerja sama yang baik juga terdapat dalam film ini. Film ini mengajarkan bagaimana kerjasama antartim sangat diperlukan, entah dalam situasi senang maupun tidak. Dalam situasi yang tidak mendukung seperti guncangan maut, mereka sama sekali tidak menyalahkan pilot yang membawa pesawat. Mereka panik, namun tetap mengikuti arahan para pramugari. Dalam film ini, kapten teringat akan anaknya saat berada dalam masalah, sehingga tekadnya menyelamatkan ratusan nyawa sangat sangat besar. Kekuatan dari seseorang juga mampu membuat orang lain bertahan, sehingga menumbuhkan semangat baru dari dalam diri dalam mengatasi masalah. Di sini, selain keluarga dan orang-orang yang disayang, saya mempelajari bahwa sebenarnya kekuatan juga datang dari dalam diri sendiri. Perlu diingat bahwa diri sendiri sangat berharga. Nikmati proses yang ada, dan ingat ada orang yang sangat butuh disayangi, yaitu diri sendiri. Jangan lupa bahwa diri sendiri pun perlu disayangi. Diri sendiri perlu untuk dijadikan alasan untuk bertahan. Setelah selesai mengobati diri sendiri dari permasalahan yang ada, tentu banyak pihak-pihak yang harus diingat juga. Mereka juga sangat berperan dalam hidup, untuk dapat dijadikan alasan bahwa kita perlu untuk terus bergerak dengan kemampuan kita. Kita perlu menjadi pemenang dengan menjalani versi terbaik diri sendiri. Kapten Liu dan semua tokoh sudah menunjukan versi terbaiknya masing-masing. Sekarang saatnya para penonton pun berperan dalam hidupnya, dengan menyelesaikan apa yang perlu diselesaikan. Apapun hasilnya, tentu merupakan yang terbaik, jika diimbangi dengan perjuangan baik yang sebelumnya dilakukan.
Sumber Gambar: https://tirto.id/sinopsis-the-captain-2019-kisah-nyata-kecelakaan-pesawat-sichuan-f3YF

Menarik sekali ulasan filmnya. Semoga terus konsisten. 🌻😇❤️
BalasHapusMakasih 😁
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusReview filmnya bagus ew... Sdh semakin rapi. Tp ade px kecenderungan cuma mengupas jalan cerita tanpa perhatikan sinematografi, tone warna, CGI, plot cerita, pendalaman karakter setiap tokoh, dan lain sebagainya. Ingat bahwa di review film tdk selalu hal positif yg ditulis. Bisa jg hal yang kurang....
BalasHapusItu sj masukan.. sukses untuk review selanjutnya ✌🏻
Makasih...
Hapus