SOULMATE



Film Korea ini disutradarai oleh Min Yong Geun. Film ini bercerita tentang 2 orang sahabat yang selalu bersama-sama dari mereka kecil hingga mereka dewasa. Ahn Mi-so, yang diperankan oleh Kim Da-mi merupakan murid pindahan dari Seoul, ke sekolah Go Ha-eun, yang diperankan oleh Jeon So-nee, di Pulau Jeju. Saat itu, Ahn Mi-so kabur dari kelas lalu dikejar oleh ibunya. Dia lari si suatu tempat yang sangat tinggi. Tak dibayangkan ternyata Go Ha-eun mengikutinya. Di sana Go Ha-eun memberi tahu kepada Ahn Mi-so bahwa dia takut ketinggian. Mereka berdua terus bicara bersama. Karena hujan, mereka pulang ke rumah Go Ha-eun, dan di tengah jalan mereka menemukan seekor kucing dan membawanya ke rumah Go Ha-eun. Dari saat itu, keduanya sangat dekat dan mengetahui hobi masing-masing. Go Ha-eun sangat hobi menggambar, dan ternyata Ahn Mi-so juga bisa menggambar. Saat berada di sekolah menengah, Go Ha-eun menyukai pria bernama Hum Jin-Woo, diperankan oleh Byun Woo-Seok. Sebelum Hum jin-Woo berpacaran dengan dengan Go Ha-eun, dia bertemu dengan Ahn Mi-So. Singkat cerita, Go Ha-eun dan Hum Jin-Woo berpacaran dan mereka pergi ke tempat kerja dari Ahn Mi-so. Awalnya Ahn Mi-so tidak memberi tahu kepada Hum Jin-Woo bahwa mereka pernah bertemu, tetapi akhirnya Hum Jin-Woo yang mengenalinya. Saat itu, Go Ha-eun pergi ke toilet. Hum Jin-Woo dan Ahn Mi-so berbicara dan di sana terlihat sekali jika Hum Jin-Woo tertarik. 

Di pertengahan film, mereka bertiga pergi liburan ke pantai dan berencana berdoa di salah satu gua. Saat itu, Go Ha-eun istirahat karena lelah, dan dia menyuruh Hum Jin-Woo pergi duluan bersama Ahn Mi-so. Di gua, Ahn Mi-so melihat kalung milik Hum Jin-Woo. Dia ingin melihatnya, saat itu Hum Jin-Woo mengajaknya berciuman. Saat pulang, Ahn Mi-so menggunakan motor sendiri, sedangkan Go Ha-eun bersama Hum Jin-Woo menggunakan sepeda dayung.
Suatu hari, Ahn Mi-so memutuskan untuk keluar kota, dia pun pamit dari Go Ha-eun. Di sanalah Go Ha-eun mengetahui bahwa kalung milik kekasihnya digunakan oleh Ahn Mi-so. Bertahun-tahun mereka tidak berjumpa, namun tetap memberi kabar.
Di kota tempat tinggal Ahn Mi-so, dia bertemu dengan Hum Jin-Woo, di saat itu juga, kekasihnya meninggal. Ahn Mi-so sangat terpukul karena itu. Keesokan harinya, Go Ha-eun pergi menemui kekasihnya. Di sana dia melihat Ahn Mi-so. Mereka bertengkar, namun Ahn Mi-so mengatakan bahwa dia tidak tidur bersama kekasih sahabatnya tersebut. Saat itu, Hum Jin-Woo memutuskan untuk pindah ke tempat Go Ha-eun. Di sana mereka merencakan pernikahan, tetapi Go Ha-eun lari dari tempat pernikahannya tersebut. Dia lari dan pergi. Beberapa bulan kemudian, Go Ha-eun pergi menemui sahabatnya dengan keadaan mengandung. Ternyata Go Ha-eun sudah hamil anak dari Hum Jin-Woo, ia pergi karena belum mengetahui siapa yang sebenarnya disukai oleh kekasihnya. Dia juga mengatakan bahwa dia melihat saat di gua, Go Ha-eun menolak ciuman dari kekasihnya. Dia sempat membenci sahabatnya ini, tetapi akhirnya dia tahu bahwa dia salah paham dan tetap memilih untuk pergi ke sahabatnya ini. Beberapa tahun kemudian, Ahn Mi-so pergi ke tempat gambar, dan bertemu Hum Jin-Woo. Saat itu, Hum Jin-Woo menanyakan keberadaan Go Ha-eun, tetapi Go Ha-eun menolaknya dengan mengatakan tidak tahu keberadaannya. Saat itu, Hum Jin-Woo mengetahui jika dia memiliki anak dari Go Ha-eun. Ahn Mi-so mengatakan setelah melahirkan anaknya, Go Ha-eun pamit kepadanya. Dan pergi meninggalkan anaknya. Dia tidak memberi tahu jika saat itu, Go Ha-eun mengalami pendarahan hebat, hingga meninggal. Saat mendengar hal tersebut, Hum Jin-Woo pergi menemani anaknya sebentar.
Di akhir cerita, Ahn Mi-so pergi ke galeri bersama putrinya (anak Go Ha-eun) di sana dia melihat gambar dirinya yang begitu besar. Saat itu dia mengingat sahabatnya. Dan film ini ditutup saat Go Ha-eun berada di suatu tempat yang dingin dan bersalju. Dia sendirian dan terus berjalan.
Film ini sangat menarik karena mengisahkan tentang persahabatan yang begitu erat. Warna dalam film ini pun menarik. Saya tidak pandai dalam hal memilih warna, tetapi saya merasa jika warna yang ditonjolkan dalam film ini sangat cocok dengan kisahnya. Film ini mengajarkan tentang persahabatan yang baik, jangan sampai dihancurkan oleh orang lain termasuk kekasih. Selain itu, film i i mengajarkan bahwa ketulusan bisa berubah menjadi kecurigaan, kesalahpahaman, serta kebencian. Go Ha-eun membuktikan bahwa rasa kasih sayangnya terhadap sahabat lebih besar dibandingkan kasih sayang kepada kekasih.
Namun, film ini tidak menjelaskan secara pasti apakah Ahn Mi-so tidur dengan kekasih sahabatnya, walaupun jika dilihat pada ketulusannya, bisa penonton bisa mengetahui ketulusan Mi-so. Film ini juga tidak menjelaskan siapa yang sebenarnya disukai Hum Jin-Woo. Dia tidak berusaha mencari tahu keberadaan Go Ha-eun. Film ini membuat saya bertanya-tanya, apakah orang tua Go Ha-eun tahu jika mereka sudah memiliki cucu? Begitu pula cucunya, mengapa tidak menanyakan keberadaan kakek neneknya, termasuk keberadaan ayahnya? Mengapa diceritakan jika Ahn Mi-so hanya memberi tahu kepada orang tua (ibu) Go Ha-eun, bahwa sahabatnya itu sudah meninggal? Bahkan film ini sampai akhirnya tidak memberi tahu keberadaan Go Ha-eun atau kabar bahwa Go Ha-eun sudah meninggal dunia, seperti kepada pekerja di galeri, dan bahkan hal tersebut tidak diberi tahu kepada Hum Jin-Woo.
Diceritakan bahwa Eun meninggal dunia, tapi pada akhirnya ditampilkan keberadaannya di tempat bersalju yang sepi. Jika dianalisis, apakah itu khidupan setelah mati, atau saat Eun masih hidup? Selain itu, saat Ahn Mi-so bernyanyi di tempat kerjanya (saat Go Ha-eun dan Hum Jin-Woo juga pergi ke sana), masih terlihat bayangan kamera di dekatnya.
Sumber Gambar: https://images.app.goo.gl/zdfU58wDAWmJaUHx5 

Komentar

Posting Komentar